Tren Pelatih Asal Belanda di Liga 1 Dimulai oleh Dewa United

Posted on

Empat dari total 18 klub Liga 1 2025/2026 ditangani pelatih dari Belanda. Tren ini dimulai Dewa United yang menunjuk Jan Olde Riekerink pada Januari 2023.

Jan Olde kini sudah 2,5 tahun melatih Dewa United. Manajemen Dewa puas dengan kinerja pelatih yang kenyang pengalaman karena pernah menangani tim-tim seperti Galatasaray, Heerenveen, hingga Cape Town City.

Chemistry yang dibangun antara Jan Olde dan Dewa United hampir membuahkan hasil musim lalu. Banten Warriors menjadi runner-up Liga 1 di bawah Persib Bandung yang keluar sebagai juara.

Setelah membangun tim bertahun-tahun, Dewa kini mulai diperhitungkan atas kiprah mengesankan mereka. Manajemen pun mengindikasikan akan terus mempertahankan Jan Olde.

“Alasan merekrut Jan olde saat itu karena kami melihat CV beliau yang banyak melatih klub-klub besar di Eropa. Tapi yang paling menarik perhatian saya saat dia selama 10-11 tahun sebagai Dirtek Youth Development di Ajax, dengan pengalaman beliau tersebut sesuai dengan filosofi dari Dewa juga,” kata Presiden Dewa United Ardian Satya Negara kepada detikSport, Selasa (1/7/2025).

“Kami mau memperbaiki sepakbola Indonesia secara profesional dari grassroot-nya. Agar menciptakan pemain-pemain muda berbakat untuk timnas. Sejauh ini sesuai dengan harapan dari Dewa United. Sebentar lagi Dewa United pun akan meluncurkan Soccer Schools U-8, U-10, dan U-12 dengan program-program dari Jan Olde Riekerink yang sama dia buat di Ajax Academy,”

Kisah manis Jan Olde bersama Dewa United pun mulai coba diikuti oleh klub Liga 1 lainnya. Bali United mendatangkan Johnny Jansen, Persis Solo menunjuk Peter de Roo, dan PSIM Yogyakarta menugaskan Jean-Paul van Gastel.

Kebetulan kini jajaran Pelatih Timnas Indonesia didatangkan PSSI dari Belanda. Patrick Kluivert menangani timnas senior, yang dibantu para asisten dari Belanda lainnya seperti Alex Pastoor dan Denny Landzaat.

Secara tidak langsung, situasi ini menguntungkan buat pemain-pemain lokal klub Liga 1 yang ditangani pelatih asal Belanda. Karena kurang-lebih program dan model latihannya tidak jauh berbeda.

“Siapapun yang menjadi pelatih timnas, kami dari Dewa United akan selalu tetap mendukung. Kalau soal dari belanda ada keuntungan atau tidak sepertinya sama saja, cuma sekarang komunikasi dan report pemain yang setelah bermain dari timnas menjadi lebih baik. Tapi itu bukan dengan Dewa saja, tapi dengan seluruh klub,” tutur Ardian.

Sebelum Jan Olde, sebenarnya sudah ada beberapa pelatih Belanda yang berkiprah di klub Indonesia. Robert Rene Alberts pernah menangani Arema FC dan Persib Bandung. Sementara Henk Wullems menukangi Bandung Raya, Arema FC, dan Bali Persegi FC.