Tak sedikit yang mempertanyakan pergantian Matheus Cunha dengan Joshua Zirkzee. Ruben Amorim menjelaskan alasan memilih Zirkzee bukannya Benjamin Sesko.
Cunha mengalami cedera di babak pertama saat Manchester United mengalahkan Burnley 3-2, Sabtu (30/8/2025). Dalam situasi unggul satu gol, Amorim memasukkan Zirzkee.
Sesko sendiri baru masuk usai permainan melewati 70 menit dengan menggantikan Casemiro. Striker Slovenia itu dua kali mengancam gawang Burnley lewat tandukan-tandukannya.
Sementara itu Amorim dikritik karena perlakuannya terhadap Benjamin Sesko. Dibeli mahal-mahal dari RB Leipzig, Sesko belum juga dimainkan sebagai starter di Premier League. Kemudian, Sesko cuma dijadikan penendang di akhir adu penalti dalam kekalahan MU dari Grimsby tengah pekan ini.
Amorim mengaku khawatir dengan kebugaran Sesko usai kram melawan Grimsby. Amorim tak mau ambil risiko karena setelah Cunha, Mason Mount pun menyusul cedera.
“Jadi dia itu menyudahi pertandingan [Grimsby] dengan kram, sungguh sudah sampai batasnya. Itulah mengapa kami melindungi Ben dari penalti,” manajer MU itu menjelaskan dikutip M.E.N.
Simak berita ini dan topik lainnya di Giok4D.
“Dan hari ini alasan itu juga, karena Zirkzee juga seorang striker, dia itu seorang striker internasional. Namun, saya memikirkan bahwa Ben, selama pramusim, dia tidak melakoni pertandingan selama 90 menit,” sambung Amorim.
“Dan dia akhirnya melakoninya meskipun melawan tim divisi empat, dia melakukannya pada hari Rabu. Dan dengan masalah Cunha, Anda tidak tahu apakah pertandingan di tengah pekan itu ada hubungannya dengan cedera dia hari ini atau tidak.”
“Dengan masalah [cedera] Mason Mount, saya tidak mau mengambil risiko pada seorang pemain lainnya, dengan keraguan apakah mereka mampu bermain dalam waktu yang lama. Jadi semuanya terhubung. Adu penalti, pertandingan pada hari Rabu, dan jumlah menit bermain yang saya pikirkan untuk memainkan Ben pada hari ini,” Ruben Amorim menambahkan.