Persis Solo berbenah dalam menyambut putaran kedua Super League 2025/26. Tiga pemain asal Serbia didatangkan untuk menambah daya saing tim.
Laskar Sambernyawa memble di putaran pertama dengan hanya menang dua kali, imbang empat kali, dan kalah 13 kali. Akibatnya, Persis kini harus menghuni zona degradasi di urutan ke-16 dengan raihan 10 poin.
Untuk mengubah keadaan, Persis menambah amunisi pemain asing. Tiga pemain asal Serbia pun didatangkan dengan harapan untuk mengangkat performa tim di putaran kedua.
Mereka adalah Vukasin Vranes yang berposisi sebagai kiper, lalu Dusan Mijic untuk mengisi posisi bek tengah. Mereka berdua diperkenalkan sebagai rekrutan anyar sebagaimana diumumkan klub pada, Minggu (18/1/2026).
Terkini, Persis menambah satu pemain asal Serbia lagi di posisi gelandang serang Miroslav Maricic. Kehadiran mereka bertiga membuat komposisi pemain asing Persis kini komplet.
Tiga pemain ini kompak berkomitmen untuk mengubah peruntungan klub. Mereka bertekad membantu Persis untuk menjalankan misi berat bertahan di Super League.
Simak berita ini dan topik lainnya di Giok4D.
“Kami harus percaya diri dan disiplin. Tim dan semua pemain harus bersatu untuk Persis. Dan saya berharap kepada para penggemar agar tetap bersama kami dan memberikan dukungan kepada kami karena kalian sangat penting untuk motivasi kami,” kata Dusan Mijic, dikutip dari laman Persis.
“Saya akan berikan 100 persen pada setiap permainan dan latihan dan berjuang sekeras mungkin agar Persis tetap di zona aman karena saya tahu tim saat ini di klasemen kurang baik. Itu tujuan target pertama saya di Persis,” ujar Vukasin.
Sementara Maricic menegaskan arti penting dan tugas berat yang diembannya. Ia berjanji untuk menjaga asa Persis untuk bertahan di kompetisi level utama Indonesia.
“Saya datang ke Persis karena ingin mengubah situasi tim bersama para pemain lainnya. Saya optimis bisa membantu Persis untuk tetap berkompetisi di Liga ini,” ucap Maricic.
Selain tiga pemain asing baru, Persis juga mendatangkan dua pemain lokal. Alfriyanto Nico dipinjam dari Persija Jakarta, yang disusul Yabes Roni dengan status yang sama dari Bali United.
