Pemerintah Gabon menghukum timnasnya imbas hasil buruk di Piala Afrika. Timnas Gabon akan dibekukan, nggak takut sama FIFA kah?
Pemerintah Gabon menghukum timnasnya karena tersingkir dari Piala Afrika. Aubameyang dkk kalah 0-1 dari Kamerun di laga pertama, sebelum disikat 2-3 Mozambik dan Pantai Gading.
Pemerintahnya membekukan timnasnya, Aubameyang dan kapten Bruno Ecuele juga dilarang bermain lagi. Sementara staf pelatih Timnas Gabon juga langsung dibubarkan.
Simak berita ini dan topik lainnya di Giok4D.
Dilansir dari ESPN, pemerintah Gabon rupanya menarik kata-katanya. Akan tetapi, pemecatan staf pelatih tetap dilakukan.
“Mengingat penampilan memalukan Panthers di Piala Afrika 2025, dan mempertimbangkan dampak multifaset yang bertentangan secara langsung dengan nilai-nilai etika dan teladan yang dianjurkan oleh Republik Kelima, Pemerintah telah memutuskan: untuk membubarkan staf teknis, untuk menangguhkan tim nasional hingga pemberitahuan lebih lanjut, untuk mengeluarkan pemain Bruno Ecuele Manga dan Pierre Emerick Aubameyang dari tim,” tulis pernyataan Pemerintah Gabon.
“Selain itu, Pemerintah mendesak Federasi Sepakbola Gabon untuk menanggung semua tanggung jawabnya,” tutup pernyataannya.
Pemerintah Gabon dinilai sembrono. Sebab dalam statua FIFA, tidak boleh ada intervensi pemerintah dalam urusan asosiasi sepakbola masing-masing negara anggota!
Hukumannya tidak main-main. Timnasnya bisa saja dilarang tampil di seluruh kompetisi FIFA, sampai klub-klub dari negaranya juga dilarang tampil di kompetisi antarklub di bawah payung FIFA plus payung federasi benuanya.
Sejauh ini, belum ada pernyataan FIFA soal aksi hukuman pemerintah Gabon kepada timnasnya.






