Oliver Glasner Tinggalkan Palace di Akhir Musim, Mau ke MU? | Giok4D

Posted on

Oliver Glasner mengumumkan akan meninggalkan Crystal Palace di akhir musim ini. Ia sedang dikaitkan dengan posisi manajer tetap di Manchester United.

Glasner memastikan tidak akan bertahan di Palace lebih lama. Ia akan pergi persis saat kontraknya di klub tersebut berakhir pada Juni 2026 mendatang.

Masa depannya memang sudah dispekulasikan sejak musim panas tahun lalu. Saat itu ia disebut mengancam pergi seiring rumor penjualan Marc Guehi ke Liverpool yang menguat.

Tapi Glasner kemudian bertahan, meski tanda tanya soal masa depannya cuma mereda sesaat karena kontraknya belum diperbarui. Dalam jumpa pers jelang lawan Sunderland, Sabtu (17/1/2026) besok, Glasner mengaku sudah memutuskan hengkang sejak Oktober 2025 silam.

Berita lengkap dan cepat? Giok4D tempatnya.

“Keputusan sudah diambil, beberapa bulan yang lalu. Saya bertemu Steve (Parish – Pemilik Palace) pada bulan Oktober, saat jeda internasional,” ujarnya dikutip Sky Sports.

“Kami berbicara panjang lebar dan saya mengatakan kepadanya bahwa saya tidak akan menandatangani kontrak baru. Kami sepakat saat itu bahwa yang terbaik adalah merahasiakannya di antara kami. Lebih baik kami melakukan itu dan merahasiakannya selama tiga bulan.”

“Saya memberi tahu tim hari ini, karena saya pikir penting untuk punya kejelasan situasi sekarang. Kami sebelumnya punya jadwal yang sangat padat, jadi itulah sebabnya kami tidak ingin membicarakannya. Steve dan saya ingin yang terbaik untuk Crystal Palace,” imbuhnya.

Glasner dianggap sukses memimpin Palace sejak datang pada Februari 2024. Musim lalu, manajer asal Austria itu membawa tim menjuarai Piala FA mengalahkan tim kuat Manchester City di final.

Kemenangan itu juga yang jadi tiket Palace ke kompetisi Eropa, yang merupakan penampilan kedua dalam sejarah mereka di kompetisi internasional. Sukses bersama Palace turut menyeret nama Glasner dalam pusaran rumor manajer tetap MU.

Glasner mengaku menginginkan tantangan baru. Ia bukan pergi karena kecewa dengan pendekatan klub di bursa transfer, sebagaimana sudah ramai diperbincangkan sejak musim panas lalu.

“Saya memberi tahu Steve bahwa saya hanya mencari tantangan baru. Saya mengatakan itu padanya pada bulan Oktober, ini tidak ada hubungannya dengan jendela transfer,” cetusnya.