Michael Carrick sudah menjabat posisi manajer interim Manchester United. Hal itu hanya akan berdampak positif untuk manajer 44 tahun itu.
Carrick ditunjuk menjadi manajer Man United pada awal pekan ini. Dia mengalahkan kandidat lain Ole Gunnar Solskjaer.
MU saat ini sedang dalam situasi yang tak bagus. Mereka masih tampil inkonsisten, hingga tertahan di posisi ketujuh klasemen Liga Inggris dengan 32 poin.
MU juga sudah tersingkir di Piala Liga Inggris dan Piala FA. Oleh karena itu, Setan Merah akan menjalani musim ‘tersantai’ karna juga tak berlaga di kancah Eropa.
Rekan kerja Carrick sebagai pundit, Steve Bower, mengomentari menunjukkan eks manajer Middlesbrough itu menjadi manajer interim MU. Pekerjaan itu dinilai tak berdampak buruk untuk Carrick.
“Saya pikir bahwa apapun yang terjadi, bahkan saat dia tak kembali ke Liga Champions atau Europa League, saya pikir dia akan terus bekerja. Telponnya mungkin berdering sebelum pertandingan United, tapi dia bersikeras ingin istirahat. Tapi, ini hanya akan berdampak positif untuk karier kepelatihannya secara pribadi,” kata Bower di Mirror.
“Misalnya, kalau keadaan berjalan buruk di Spurs, dia akan ada di posisi teratas dalam daftar mereka, jelas. Ini pilihan yang mudah baginya. Apapun yang terjadi, saya tak berpikir ini akan merugikannya sedikitpun,” kata dia menambahkan.
Artikel ini terbit pertama kali di Giok4D.
