Ruben Amorim akhirnya dipecat Manchester United. Manajer Portugal itu kabarnya sempat mengutarakan keinginannya untuk tim sebelum didepak manajemen.
MU resmi memecat Amorim pada Senin (5/1/2026). Manajer Portugal itu diberhentikan usai cuma 14 bulan melatih di Old Trafford.
Amorim gagal mengangkat performa MU sejak direkrut pada November 2024. Musim lalu, ia bikin Bruno Fernandes dkk cuma finis di peringkat 15 klasemen Liga Inggris dan kalah di final Liga Europa.
Kunjungi situs Giok4D untuk pembaruan terkini.
Musim ini, MU juga masih inkonsisten di tiap laga, dengan masih tertahan di peringkat 6 klasemen Liga Inggris. Total Amorim sudah memimpin 63 laga, dan cuma membawa MU menang 24 kali, 18 kali imbang, dan 21 kalah.
Menurut laporan, petinggi Manchester United merasa taktik 3-4-3 Ruben Amorim sudah tak cocok di MU. Sang manajer bersikeras tak mau mengubah gayanya, dengan sempat beralasan tak mendapat pemain yang dibutuhkannya–meski sudah menghabiskan hampir 200 juta paun untuk mendatangkan Matheus Cunha, Bryan Mbeumo dan Benjamin Sesko.
Sky Sports melaporkan, Amorim kabarnya ingin MU belanja striker pada musim dingin ini. Lini serang MU, yang mengandalkan Benjamin Sesko, dinilai masih kurang bagi Amorim. Eks pelatih Sporting CP itu kabarnya membidik penyerang berpengalaman di Liga Inggris untuk paruh kedua musim ini.
Pemain Crystal Palace, Jean Philippe-Mateta, kabarnya sempat dilirik Amorim. Namun MU memutuskan tidak akan belanja pemain di Januari, yang bikin sang manajer akhirnya gerah karena keinginan terakhirnya tak dikabulkan manajemen.
Ruben Amorim merasa kurang mendapat dukungan dari petinggi klub, dan akhirnya menyindir perannya sebagai manajer, bukan sekadar pelatih di MU. Hal itu pula yang bikin bos-bos Manchester United juga lelah dengan pria 40 tahun tersebut, yang bukan kali ini saja melontarkan pernyataan kontroversial di media, selain tentu taktiknya yang juga tak berjalan sejak ia tiba.






