Manchester United pecat Ruben Amorim dari kursi manajer. Terungkap, Amorim jengkel ketika taktik dan formasinya dipertanyakan para petinggi klub melulu!
Manchester United sudahi kebersamaannya dengan Ruben Amorim. Masih tersisa kontrak sampai musim panas 2027, MU pecat Amorim pada Senin (5/1).
Ruben Amorim total melatih Manchester United selama 18 bulan. Di pertengahan musim ini, Amorim bawa Setan Merah dekati papan atas meski persaingannya masih ketat.
MU juga masih berlaga di Piala FA. Di Carabao Cup, mereka angkat koper lebih cepat.
Dilansir dari Sky Sports, seorang sumber mengungkapkan ada satu hal yang bikin Ruben Amorim jengkel kepada pihak klub dan akhirnya lewati batas. Itu soal taktik dan formasinya yang selalu dipertanyakan!
Skema tiga bek Amorim selalu dipertanyakan oleh para petinggi klub Manchester United. Maka tak ayal, pria asal Portugal itu sempat meledak-ledak menyerang klub.
“Keadaan akan seperti ini sampai dewan memutuskan untuk berubah. Saya tidak akan mengundurkan diri. Saya akan melakukan pekerjaan saya sampai ada orang lain yang datang untuk menggantikan saya,” kata Amorim selepas laga kontra Leeds, Minggu (4/1).
“Saya datang ke sini untuk menjadi manajer Manchester United, bukan untuk menjadi pelatih. Setiap departemen, departemen pencari bakat, direktur olahraga, perlu melakukan pekerjaan mereka,” ujarnya.
Ruben Amorim akhirnya menyerah karena selalu ditekan oleh para petinggi klub. Alhasil, situasi makin rumit dan surat pemecatan pun datang kepadanya.
Ruben Amorim menukangi MU sejak November 2024. 63 pertandingan dilaluinya sebagai manajer Setan Merah dengan hasil 25 kemenangan, 23 kali kekalahan, dan 15 imbang.






