Pep Guardiola menerima skor 0-0 yang didapat Manchester City. Namun, Guardiola juga karena Man City melewatkan banyak peluang mencetak gol dari jarak dekat.
Man City diredam Sunderland saat melawat ke Stadium of Light, Jumat (2/1) dinihari WIB. The Citizens frustrasi di sepanjang paruh pertama usai melepas dua percobaan saja (1 on target). Penampilan tim tamu jauh membaik selepas restart.
Sebanyak 12 percobaan (3 on target) diceploskan Man City. Josko Gvardiol terbanyak dengan melahirkan empat percobaan, termasuk salah satu upayanya yang mengenai mistar gawang.
Karena hanya memperoleh satu poin dari markas Sunderland, Manchester City gagal membayangi Arsenal. Si Biru Langit kini tercecer empat poin dari the Gunners di puncak klasemen Liga Inggris. Manajer Man City Pep Guardiola menambahkan bahwa masuknya Rodri berpengaruh besar pada perbaikan performa Man City.
“Kami terima satu poinnya… Kami tidak bisa mencetak gol di kotak enam yard, berapa kali kami berada di kotak enam yard? Kami tidak bisa mengonversi peluang itu menjadi gol, dan tentu saja ancaman yang mereka punya — mereka sangat bagus. Namun, tadi itu penampilan yang sangat baik, terutama di babak kedua,” sungut Guardiola.
“Ini adalah sebuah misteri, saya tidak harus menjawab pertanyaan Anda. Kami toh menciptakan banyak sekali peluang melawan mereka, terutama di babak kedua. Di babak pertama, kami kesulitan karena pressing mereka.
“Namun, Rodri memberi kami umpan tambahan, ketenangan dalam menembus antar lini dan setelah itu kami bisa lari. Di babak kedua kami jauh, jauh lebih baik,” imbuh Guardiola dikutip NBC Sports.
