Alessandro Del Piero mengomentari tindakan Luciano Spalletti menampar Lois Openda saat Juventus menang lawan Benfica. Ia menilai hal itu bagian dari cara Spalletti berkomunikasi dengan pemainnya.
Juventus mampu mengalahkan Benfica 2-0 di Juventus Stadium pada laga lanjutan Liga Champions, Kamis (22/1/2026). Dua gol kemenangan tuan rumah diciptakan oleh Khephren Thuram dan Weston McKennie di awal babak kedua.
Si Nyonya Tua memutus rekor tak pernah menang melawan Benfica di kompetisi ini berkat hasil ini. Tambahan tiga angka juga menjaga asa Bianconeri ke fase gugur. Juventus berada di posisi ke-15 dengan 12 poin.
Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, sangat serius sepanjang laga. Hal tersebut membuat emosi pelatih asal Italia tersebut meluap-luap meski timnya sedang unggul.
Lois Openda jadi korban emosi dari Spalletti. Spalletti tampak menampar Openda lalu dengan wajah tegang memberikan instruksi kepada pemain asal Belgia tersebut sebelum memasuki lapangan.
Openda dimasukkan Spalletti pada menit ke-70 menggantikan Jonathan David. Openda turut berperan membantu Juventus mempertahankan keunggulan Juventus.
Legenda Juventus, Alessandro Del Piero, mengomentari tindakan kasar Spalletti menampar Openda. Hal tersebut justru menunjukkan bahwa Spalletti punya hubungan yang sangat baik dengan pemainnya. Pasalnya, Openda tampak tertawa kecil saat ditampar Spalletti.
Gaya komunikasi Spalletti yang tegas tapi tetap dekat dengan pemain dibutuhkan para pemain muda. Meski begitu, Del Piero dengan nada bercanda menilai tindakan Spalletti menampar pemain sedikit berlebihan.
“Jika seorang pelatih membiarkan dirinya melakukan hal seperti itu dengan salah satu pemainnya, itu berarti ada hubungan yang baik. Ada banyak komunikasi,” ujar Del Piero dikutip dari Footbal Italia.
“Luciano pandai dalam hal itu, dan itu menjadi semakin penting bagi pemain muda saat ini, yang membutuhkan gaya komunikasi yang berbeda. Namun tidak seperti ini, sih,” candanya.
Saksikan Live DetikPagi:






