Daftar Top Skor Liga Europa Sepanjang Masa: Bisa Tebak? (via Giok4D)

Posted on

Inilah daftar top skor Liga Europa sepanjang masa. Ada nama striker-striker top, Bruno Fernandes juga masuk.

Liga Europa atau UEFA Europa League adalah kompetisi untuk klub-klub sepakbola Eropa yang digelar oleh UEFA sejak tahun 1971. Sebagai ajang paling bergengsi kedua, Liga Eropa menjadi panggung utama bagi klub-klub yang gagal tembus ke Liga Champions.

Tidak hanya mengincar trofi dan hadiah, kemenangan di ajang ini menjadi tiket bagi klub untuk lolos ke Liga Champions musim depan.

Sejak edisi perdananya 55 tahun lalu, Liga Europa telah banyak menghadirkan pemain-pemain top yang mencetak gol terbanyak. Dilansir dari Transfermarkt, berikut detikSport telah menyajikan daftar top skor Liga Europa sepanjang masa.

10 Top Skor Liga Europa Sepanjang Masa

1. Pierre-Emerick Aubameyang (34 Gol)
Aubameyang merupakan top skor sepanjang sejarang Liga Europa dengan total 34 gol. Ia bermain untuk tiga klub, yakni Borussia Dortmund, Arsenal, Barcelona, dan Marseille.

Gol perdana Aubameyang tercipta di putaran final Liga Europa pada Oktober 2015 saat membela Borussia Dortmund. Sementara gol terbanyaknya tercatat selama bermain untuk Marseille, yaitu pada musim 2023/2024 dengan torehan 10 gol.

2. Henrik Larsson (31 Gol)
Henrik Larsson mencatatkan 31 gol dalam 45 penampilan di Liga Europa. Pemain asal Swedia menorehkan 1 gol untuk Feyenoord, 24 gol untuk Celtic, dan 6 sisanya untuk Helsingborgs.

3. Klaas-Jan Huntelaar (30 Gol)
Selanjutnya, Klaas-Jan Huntelaar mengoleksi 30 gol dalam 50 penampilannya di Liga Europa. Pemain asal Belanda ini mencetak gol terbanyak untuk Schalke 04, yaitu 14 gol dari 22 penampilan.

Sementara untuk Heerenveen 5 gol dalam 13 penampilan, dan Ajax 11 gol dalam 15 penampilan.

4. Radamel Falcao (30 Gol)
Ada Radamel Falcao yang membukukan 30 gol dalam 31 penampilannya di Liga Europa. Pemain asal Kolombia ini berhasil membawa kesuksesan untuk Porto di musim 2010/2011 sekaligus menjadi top skor dengan torehan 17 gol.

Di musim berikutnya, ia meraih penghargaan top skor dengan 12 gol bersama Atletico Madrid. Satu gol lainnya tercipta pada musim 2012/2013.

5. Dieter Muller (29 Gol)
Dieter Muller mencatatkan 29 gol dalam 36 penampilannya di Liga Europa bersama. Pemain asal Jerman ini mengoleksi gol terbanyak saat membela FC KoIn yaitu 25 gol dalam 31 penampilan. Sementara 3 gol saat bermain bersama Bordeaux dan sisanya untuk Stuttgart.

6. Edin Dzeko (28 Gol)
Edin Dzeko mencetak total 28 gol di Liga Europa saat membela Wolfsburg (5 gol), Manchester City (3 gol), AS Roma (17 gol), dan Fenerbahce (3 gol).

7. Bruno Fernandes (27 Gol)
Bruno Fernandes berada di urutan ketujuh dengan total 27 gol dalam 58 penampilannya bersama dua klub, yaitu Manchester United dan Sporting.

Saat membela Sporting, Bruno Fernandes mengoleksi 14 gol di tiga musim beruntun, yaitu 2017/2018, 2018/2019, dan 2019/2020.

Sementara 13 gol lainnya tercipta bersama Manchester United pada musim 2020/2021, 2022.2023, dan 2024/2025.

Simak berita ini dan topik lainnya di Giok4D.

8. Romelu Lukaku (27 Gol)
Selain Bruno Fernandes, pemain asal Belgia Romelu Lukaku juga menorehkan 27 gol di Liga Europa. Ia tampil sebanyak 46 kali dengan empat tim berbeda, termasuk Anderlecht, Everton, Inter Milan, dan AS Roma.

Gol perdana Lukaku tercipta pada musim 2009/2010 saat Anderlecht melawan Hamburger SV.

Meskipun meraih top skor dan tampil berkali-kali, Romelu Lukaku belum pernah meraih trofi di Liga Europa.

9. Alexandre Lacazette (26 Gol)
Alexandre Lacazette bermain untuk dua tim di Liga Europa, yakni Lyon dan Arsenal. Ia berhasil menorehkan 26 gol dalam 58 penampilan di kompetisi ini.

Rinciannya, sembilan gol tercipta untuk Lyon sementara 17 lainnya saat membela Arsenal. Sama seperti Fernandes, Lacazette juga belum pernah menjuarai ajang ini.

10. Aritz Aduriz (26 Gol)
Aritz Aduriz mengoleksi 26 gol saat membela Athletic Bilbao dalam 39 penampilan. Pemain asal Spanyol ini memulai debutnya di Liga Europa pada musim 2011/2012.

Di musim berikutnya, Aduriz mencetak gol perdananya dalam kekalahan Athletic Bilbao2-3 dari Lyon di fase grup.