Pelatih baru Persebaya Surabaya Bernardo Tavares masih meraba dan mencoba memahami skuad timnya. Ia sekaligus ogah menebar janji-janji surga.
Tavares telah memimpin latihan pertamanya bersama Persebaya di Lapangan ABC, Kompleks Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Selasa (6/1/2026). Tim dipersiapkan untuk lanjutan Super League 2025/26 melawan Malut United di GBT, Sabtu (10/1).
Karena masih tahap awal memimpin tim baru, Tavares sedang mempelajari karakter skuad Persebaya. Materi taktik latihan akan berangsur-angsur diberikan seiring berjalannya waktu.
“Saat ini target saya adalah menganalisis para pemain, melihat kondisi fisik mereka, serta memahami karakter masing-masing pemain,” kata Tavares, dikutip dari detikJatim.
“Menonton pertandingan itu satu hal, tapi melihat langsung latihan, perilaku di ruang ganti, dan interaksi antar pemain adalah hal yang berbeda dan sangat penting. Sepakbola bukan permainan individu,” ujarnya menambahkan.
Pelatih asal Portugal juga menekankan bahwa dirinya datang sebagai pesulap. Ia tidak datang untuk langsung memberikan perubahan instan buat Persebaya.
Eks pelatih PSM Makassar itu didaratkan Persebaya untuk mengangkat performa tim yang sempat melempem di bawah asuhan Eduardo Perez. Ia juga pantang menebar janji surga soal hasil pertandingan melawan Malut akhir pekan nanti.
“Hasil positif di laga terakhir tentu bagus, tetapi sekarang kami akan menghadapi Malut. Persebaya belum pernah menang melawan mereka. Musim lalu kalah 0-2 di kandang dan bermain imbang 0-0 saat tandang. Karena itu kami harus bekerja sangat keras,” ucap Tavares.
“Kami perlu membangun sesuatu, saya bukan pesulap. Saya tidak datang dan mengatakan bahwa sekarang kami akan memenangkan semua pertandingan,” tuturnya.
