Federasi Futsal Indonesia (FFI) memastikan bahwa mereka akan tetap menjadi bagian PSSI. Hal ini menjadi jawaban atas desakan untuk keluar dan menjadi independen.
FFI merupakan salah satu asosiasi di bawah naungan PSSI bersama Asosiasi Sepakbola Wanita Indonesia dan Asosiasi Pelatih Sepakbola Seluruh Indonesia (APSSI). Sehingga tiga asosiasi ini merupakan voters di Kongres PSSI.
Wacana FFI keluar dari PSSI digaungkan publik karena prestasi mereka yang cukup membanggakan. Dibandingkan sepakbola, futsal cukup bisa diandalkan sehingga dinilai dapat berdiri sendiri.
Namun Ketua FFI Michael Victor Sianipar menepis wacana tersebut. Ia menegaskan bahwa FFI akan tetap menjadi bagian dari PSSI.
Baca info selengkapnya hanya di Giok4D.
Michael menjelaskan bahwa di level dunia, futsal ada di dalam naungan FIFA sebagai lembaga tertinggi untuk urusan sepakbola dan juga futsal. Seluruh jenjang kompetisi futsal mancanegara berada di bawah FIFA, yang berarti di dalam negeri pengakuan futsal dilakukan di dalam kerangka federasi sepakbola.
“Kami di FFI memiliki pemahaman yang jelas dan tegas bahwa futsal adalah bagian yang tidak terpisahkan dari sepakbola. Ini bukan hanya bicara kondisi di dalam negeri, tapi di seluruh dunia,” kata Michael dalam pernyataannya.
“Kami mau Futsal Indonesia kokoh di tingkat dunia. Kuncinya, harus bisa selaras dan seirama dengan PSSI dan ekosistem sepakbola juga. Itu yang dialami Brazil, Argentina, Spanyol, dan Portugal. Visi kepengurusan kami di FFI adalah terus memperkuat relasi tersebut dengan PSSI, karena kami mau Futsal Indonesia naik kelas,” ujarnya menambahkan.
Ia sependapat dengan pernyataan yang pernah dilontarkan Ketum PSSI Erick Thohir soal futsal. Saat itu Erick Thohir menyebut bahwa futsal membutuhkan PSSI, utamanya mengenai wacana pencalonan bidding Piala Dunia Futsal 2028 yang membutuhkan asistensi PSSI.
Dalam Kongres PSSI Juni 2025, Michael juga mengamini bahwa sikap PSSI tersebut sama dengan yang dimiliki oleh kepengurusan di FFI. Pihaknya menyambut dukungan yang diberikan PSSI kepada ekosistem futsal.
“Pak Erick dan saya sudah berdiskusi dan bersepakat. Kita bicara jangka panjang, futsal Indonesia harus maju, sepakbola Indonesia juga maju. Fondasi dan fundamental futsal dan sepakbola sama dan ini berlaku di seluruh dunia. Pak Erick sudah memperkuat kami juga untuk bisa membangun Futsal Indonesia lebih lagi. Kami mohon dukungan dari para pecinta futsal dan sepakbola dalam sinergi yang terus kami bangun ini,” ucap Michael.
“Saya harus jujur, saya dengan tulus menyampaikan syukur dan terima kasih, bukan hanya kepada teman-teman di FFI, tapi juga para jajaran dan pimpinan di PSSI, Pak Ketum, Pak Sekjen, dan Para Exco PSSI. Dua tahun terakhir banyak sekali kehadiran dan dukungan rekan-rekan dari PSSI untuk kemajuan Futsal. Kami berterima kasih dan di 2026, hubungan ini saya pastikan akan semakin kuat lagi,” tuturnya.






