Amorim: MU Bikin Rumit Diri Sendiri

Posted on

Manchester United gagal memaksimalkan peluang-peluang di babak pertama saat menjamu Burnley. Pada akhirnya, MU menang dengan susah payah 3-2.

MU menghadapi Burnley dengan tekanan wajib menang setelah gagal meraih kemenangan di tiga pertandingan domestik pertama. Di Old Trafford, Sabtu (30/8/2025), the Red Devils nyaris tak memberi peluang lawan di sepanjang 45 menit awal.

Whoscored mencatat, MU dominan dengan penguasaan bola yang mencapai 58 persen. Bruno Fernandes dkk melepaskan total 15 percobaan (4 on target), termasuk upaya Mason Mount yang mengenai mistar gawang. Namun, hanya satu gol yang mampu diciptakan MU, yaitu lewat gol bunuh diri Josh Cullen.

Amad Diallo membuang peluang emas jelang turun minum. Penyelesaian Diallo di depan gawang malah melambung, padahal hanya tinggal menghadapi kiper lawan.

Burnley kemudian bermain lebih agresif usai jeda. Lyle Foster mencetak gol untuk menyamakan skor, sebelum Manchester United kembali di depan berkat Bryan Mbeumo. The Clarets kembali mengejar melalui gol Jaidon Anthony, dan MU mesti menunggu sampai injury time sebelum memastikan kemenangan dari gol penalti Fernandes.

Manajer MU Ruben Amorim menyoroti kegagalan timnya menuntaskan peluang di paruh pertama. Hal itu membuat MU membuat rumit diri sendiri.

“Ini adalah tiga poin, juga Anda melihat pertandingannya kami seharusnya mengatasinya di babak pertama, dan mengendalikan permainan. Namun, kami justru berjuang sampai menit akhir karena hal-hal yang kami bikin rumit sendiri,” sahut dia dikutip Manutd.com.

“Melihat babak pertama, kami punya banyak sekali peluang. Anda merasa Anda bisa mengendalikan permainan. Namun, satu lemparan ke dalam, satu bola mati. Saya geleng-geleng, karena kadang-kadang sepakbola itu seperti ini. Ini adalah pertandingan yang harus kami menangi, tapi kami punya banyak hal untuk dilakukan,” lugas Ruben Amorim.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *