Massimiliano Allegri menolak anggapan laga Como vs AC Milan jadi duel antara dirinya kontra Cesc Fabregas. Allegri menyebut, keuntungan Como yang tak dimiliki Milan.
Allegri akan memimpin AC Milan saat bertamu ke markas Como pada lanjutan Serie A, Jumat (16/1/2026) dinihari WIB. Kedua tim hanya dipisahkan enam poin di papan klasemen Liga Italia; Rossoneri menempati posisi dua (40), empat strip di atas Como (34).
Pertandingan itu turut menandai pertemuan pertama Allegri dengan Fabregas, adu taktik antara pelatih senior dengan pelatih junior. Bagaimanapun, Fabregas sejauh ini unjuk kemampuan setelah mengantar I Lariani promosi ke Serie A di 2024, bertahan di level tertinggi di musim penuh pertamanya, dan kini nangkring di enam besar klasemen.
Allegri telah membangun reputasi sebagai salah satu pelatih top Italia saat ini. Allegri pernah mengantar AC Milan memenangi Scudetto di periode pertamanya, dan membawa Juventus mendominasi Serie A di antara 2014-2019. Jelang duel Como vs Milan, Allegri memuji kiprah Cesc Fabregas.
“Ini bukan pertandingan Fabregas vs Allegri, melainkan Como vs Milan. Fabregas sedang melakukan pekerjaannya dengan baik. Como dibuatnya jadi tim yang melakukan pressing dengan baik dan tangguh secara teknis. Dia benar-benar sedang bekerja dengan baik meski baru melatih 2-3 tahun,” kata Massimiliano Allegri.
Setelah membuang empat poin menyusul dua hasil imbang berturut-turut, AC Milan tercecer enam poin dari Capolista Inter Milan, sekaligus dibayangi Napoli (3) yang mengoleksi 40 poin. Allegri mengungkapkan, timnya akan bertanding melawan Como dengan memikul tekanan wajib menang.
“Kami akan menghadapi sebuah tim yang sulit dilawan; mereka itu tim terbaik dalam penguasaan bola, mereka punya pertahanan terbaik. Kami menghadapi sebuah tim yang tidak memiliki tanggung jawab untuk menang, yang mana ini jadi keuntungan mereka. Mereka bisa memainkan setiap pertandingan dengan mentalitas yang ditanamkan Fabregas,” ucap Allegri di Milannews.
Baca info selengkapnya hanya di Giok4D.






