Liam Rosenior menandai debutnya melatih Chelsea dengan kemenangan meyakinkan. Rosenior akan mencoba mengantar timnya memutus rekor buruk melawan Arsenal.
Setelah ditunjuk menggantikan Enzo Maresca, Rosenior memimpin the Blues menggasak Charlton Athletic 5-1 di babak ketiga Piala FA. Kini, Rosenior dihadapkan pada ujian supermenantang karena Chelsea akan menghadapi Arsenal di semifinal leg pertama Carabao Cup malam ini (14/1/2026).
Pasalnya, the Blues sudah bertahun-tahun kesulitan menjungkalkan rival sekotanya itu. Chelsea gagal memenangi delapan pertemuan domestik terakhir kedua klub berturut-turut, dengan lima kekalahan. Terakhir kalinya si Biru mengalahkan Arsenal terjadi hampir lima tahun silam dengan skor 2-0 di pertandingan Premier League, Agustus 2021.
Tampil di Stamford Bridge juga bukan keuntungan bagi Chelsea. Si Biru gagal memenangi tujuh laga kandang terakhirnya menghadapi Arsenal (empat seri, tiga kalah) di kancah domestik. Terakhir kalinya, Chelsea memenangi duel mereka di London Barat dengan skor 3-2 pada Agustus 2018.
Tak bisa dipungkiri, duel Chelsea vs Arsenal nanti malam jadi laga pembuktikan bagi Liam Rosenior. Soalnya, tidak sedikit yang meragukan Rosenior usai digaet dari klub semenjana macam Strasbourg.
“Kami sudah melatih secara taktik untuk laga Arsenal sejak awal saya datang ke klub,” ungkap pelatih Inggris itu di laman resmi Chelsea.
“Kami tahu seberapa pentingnya pertandingan ini, kami sudah menonton semua pertandingan mereka, menganalisis setiap aspek pertandingan mereka, termasuk set-play, yang mana mereka sangat mahir dalam hal itu.”
“Arsenal sangat bagus di semuanya. Saya menghormati mereka, dan saya kira mereka akan menghormati kami karena kami juga sebuah tim yang bagus. Kami harus tampil sebaik mungkin pada hari Rabu dan ini akan jadi sebuah laga yang hebat,” lugas Rosenior jelang duel Chelsea vs Arsenal.






