Bek PSIM Yogyakarta, Yusaku Yamadera, mengungkap resolusi di tahun 2026. Tahun ini, dia tak bisa merayakan tradisi di Jepang karena padatnya jadwal Super League.
Super League tetap digelar di awal tahun 2026. PSIM akan melawan Semen Padang di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, Minggu (4/12/2025) sore WIB.
Sebagai tim promosi, PSIM cukup mencuri perhatian. Laskar Mataram masih duduk di posisi keenam klasemen Super League dengan koleksi 24 poin.
Sekal awal, PSIM tak mematok target muluk-muluk pada musim pertama di Super League. Tim asuhan Jean-Paul Van Gastel hanya dibebani misi untuk bertahan di Super League.
Yusaku menegaskan lagi target itu. Dia juga mengenang momen PSIM bisa menjuarai Liga 2 pada Februari tahun lalu.
“Sebenarnya tahun baru adalah perayaan penting bagi umat Buddha di Jepang. Saya ingin menghabiskan waktu bersama keluarga, tetapi hari-hari ini kami memiliki jadwal pertandingan yang cukup padat pada bulan Januari,” kata Yusaku Yamadera di situs ILeague.
“Pada Februari 2025 lalu, kita berhasil memenangkan Liga 2 dan mendapat trofi. Musim ini pula, pertama kalinya saya bermain untuk kasta tertinggi di Indonesia. Saya juga mendapatkan pengalaman dan budaya dari 10 pemain asing di sini. Saya sangat senang.”
“Pada momen Tahun Baru 2026 kali ini, Yusaku memiliki harapan untuk dirinya secara individu dan juga bagi tim PSIM. “Tentu saja, pertama-tama saya berharap PSIM tetap bertahan di Super League untuk musim depan. Kemudian saya ingin masuk dalam jajaran sebelas pemain terbaik di kompetisi ini,” kata Yusaku menambahkan.






